Pages

Maserati Berikan Jok Belakang Ke Granturismo MC Stradale


Sempat Protes Regulasi Oktan 95, Yamaha Luncurkan Tim Balapnya GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf


Sempat Protes Regulasi Oktan 95, Yamaha Luncurkan Tim Balapnya GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf

GILAMOTOR.com. � Bicara masalah balap motor bebek di kelas Asia, Indonesia adalah yang terbaik. Bahkan bisa dibilang persaingannya paling ketat. Buktinya, banyak pembalap Indonesia yang kuasai podium di berbagai kejuaraan motor bebek kelas Asia. Vice President Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sadikin Aksa, bilang sangat banyak pembalap muda Indonesia yang punya talenta. Sama seperti di Eropa, banyak talenta pembalap di Italia dan Spanyol, dan di Asia adanya di Indonesia.
Di kejuaran Losail International Series, Indonesia kuasai podium. Dari situ Big Boss Qatar Management Motorcycle Federation (QMMF) melihat pembalap Indonesia punya talenta tinggi. Dan mereka kepuncut dengan senyum manis Rafid Topan Sucipto. Bukan bro, tapi kepincut oleh talenta dan performa pembalap asal Tanjung Priok itu. �Bicara dari kelas Asia, balapan motor bebek seperti Indoprix dan Motoprix, Indonesia adalah yang terbaik. Dan itu saya sudah bicarakan dengan pabrikan seperti Yamaha, Honda dan Kawasaki, mereka melihat kompetisi paling ketat itu di Indonesia. Mereka melihat pembalap Indonesia punya talenta bagus. Sama seperti di Eropa, banyak talenta pembalap ada di Italia dan Spanyol, kalau di Asia ada di Indonesia,� beber Sadikin Aksa.
Karena itu sekarang saatnya Indonesia bisa mengibarkan bendara di kancah balap yang lebih bergengsi. Kiprah Rafid Topan Sucipto di Moto2 diharapkan jadi contoh untuk para pembalap muda Indonesia. Soalnya, nggak menutup kemungkinan ke depannya akan ada Rafid Topan lainnya yang bakal berkiprah di balapan kelas dunia.
�Kami harap Topan dan Doni bisa membawa nama Indonesia di Moto2 supaya tim-tim yang mereka bela bisa melihat pembalap Indonesia yang lain,� harap Sadikin. Tujuan utama adalah punya banyak pengalaman balap di dunia dan mengenal sirkuit-sirkuit di dunia yang biasa di pakai balapan. Biar makin akrab dengan karakter lintasannya. Nggak mungkin kalau cuma sekali atau dua kali balapan di sirkuit baru langsung bisa jadi juara. Kudu berkali-kali bro en sis.
�Sebanyak apapun uang kita, sebanyak apapun sponsponsor kita tanpa dibekali dengan pengalaman di beberapa sirkuit, saya yakin pembalap kita tak akan bisa bersaing. Karena itu kita harus bikin multi years kerja sama kita dengan tim balap luar, supaya mereka (pemabalap Indonesia) punya pengalaman di banyak sirkuit.�
Adanya dukungan sponsor dari Indonesia diakui Sadikin Aksa sangat membantu dalam proses pengembangan pembalap Indonesia di kelas dunia. �Kerjasama dengan QMMF ini bukan kerjasama gratis, makanya dukungan dari Evalube ini sangat berarti buat kami untuk membawa pembalap muda Indonesia. Kami harapkan tahun depan ada lagi pembalap Indonesia yang mengisi kelas Moto3 dan Moto2 setidaknya satu pembalap di tiap kelas. Tapi kalau ada lebih dari satu, kenapa tidak,� tutup Sadikin.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/akan-ada-pembalap-indonesia-lain-di-moto3-dan-moto2/#sthash.nIXrAdwi.dpuf
GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf
GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf
GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf
GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf
GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf
GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf
GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf


Sempat Protes Regulasi Oktan 95, Yamaha Luncurkan Tim Balapnya GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf
Maserati meluncurkan MC Stadale yang merupakan versi stripped-down dari GranTurimo, tidak memiliki kursi belakang, racing harness, power yang lebih besar dan setup kaki-kaki yang lebih stiff.

Sekarang, mereka telah kembali menempatkan kursi belakang kedalam mobil, sehingga lebih banyak orang dapat mengalami teror dari mobil yang memakai logo trisula ini. Maserati MC Stradale dengan konfigurasi empat kursi reguler akan ditampilkan pekan depan di Geneva Motor Show.

Selain itu, Stradale tetap seksi seperti sebelumnya, campuran bakat Italia dengan mesin V8 460 PS yang dikontrol melalui transmisi otomatis/manual enam percepatan.

"Sama seperti versi dua seater sebelumnya, empat seater baru GranTurismo MC Stradale mengambil inspirasi dari versi balap yang bersaing di Maserati Trofeo Championship, menawarkan kombinasi sempurna dari sisi sporty, mewah dan elegan, kenyamanan dan gaya, fungsional dan dinamis yang kini bisa dinikmati oleh empat orang, "tutup Maserati. (ae)


4 seater race car? wawwwwa

Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi. - See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi. - See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi. - See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi. - See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf

GILAMOTOR.com. � Semangat menggebu terpancar di kubu Yamaha saat peluncuran tim balap musim 2013. Yamaha langsung memasan tag line �Bersatu Untuk Menang.� Berbekal hasil bagus tahun lalu dimana Yamaha nyaris 100 persen mendominasi semua kelas, tahun ini Yamaha datang penuh percaya diri bareng Jupiter Z1 FI nya. Dan akan tampil lebih baik dari tahun lalu.
�Dengan line up tim dan pembalap tahun ini di tiga ajang yang diikuti yaitu Indoprix, Motoprix dan Kejurnas Supersport, kami optimis bisa tetap mendominasi gelar juara seperti tahun-tahun sebelumnya,� yakin Suprianto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia di sela-sela peluncuran tim balapnya di gedung utama kantor Yamaha di Pulo Gadung, Jakarta (28/2).
Musim ini Yamaha menerjunkan 74 pembalap dari 36 tim berbeda yang akan mengisi kejuaraan Indoprix, Motoprix region 1-5 dan Kejurnas Supersport. �Komposisi tim tahun ini membuat kami optimis bisa menguasai semua kelas. Selain manajemen yang professional dan mendukung kebutuhan tim, membuat para pembalap makin terpacu untuk berprestasi,� katanya lagi.
Sementara Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti meyakini kalau tim balap Yamaha akan sukses di tahun ini. Meski diakui Dyon kalau balapan kini banyak dijadikan bisnis yang membuat semangat balap itu keluar dari jalurnya, tapi diharapkan Dyon persaingan akan bejalan fair. �Kami melihat kalau balapan sekarang sudah jadi lahan bisnis yang membuat semangat balapan itu keluar dari jalurnya. Karena itu Yamaha kembali ke semangat awal sebagai merek yang punya DNA balap sejak dulu. Tahun 2013 kompetisi akan kian berat karena regulasi yang ada seperti menghambat Yamaha. Kami harapkan fair saja. Tapi kami tetap yakin akan meraih suskes di tahun ini,� yakin Dyon.
Memang sebelumnya Yamaha sempat protes keras masalah regulasi penggunaan bahan bakar oktan 95 atau Pertamax Plus. Karena penetapan regulasi itu dinilai mendadak sehingga akan mengacaukan riset yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Tapi peraturan sudah disahkan, mau tak mau Yamaha ikut saja. Bahkan Yamaha sempat akan mundur dari Indoprix karena regulasi masalah oktan bahan bakar itu dinilai terlalu mendadak. �Tidak bisa mendadak seperti itu dong. Masalahnya kita sudah riset dari tahun lalu tapi tiba-tiba saat musim mau bergulir regulasi berubah,� keluh M. Abidin GM Service Yamaha Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Tapi akhirnya Yamaha melunak dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan otoritas penyelenggara Indoprix.
Memang regulasi masalah RON 95 itu dibuat untuk kebaikan bersama karena mudah didapat. Maklum, itu produk dalam negeri jadi nggak perlu blusukan buat nyari Pertamax Plus. Kedua, biayanya juga jadi lebih murah dan semua tim bisa merata balapan dengan RON 95.
- See more at: http://gilamotor.com/2013/02/sempat-protes-regulasi-oktan-95-yamaha-luncurkan-tim-balapnya/#sthash.T0nXfpXE.dpuf

0 comments:

Post a Comment